JAKARTA - Mobilitas dari dan menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) kembali mendapatkan dukungan transportasi publik yang stabil dan terjadwal.
Pada Rabu, 25 Februari 2026, layanan DAMRI Bandara YIA beroperasi penuh dengan tarif tetap Rp80.000 per penumpang. Keberadaan layanan ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang membutuhkan akses langsung dari bandara menuju Kota Yogyakarta dan wilayah Sleman tanpa harus berganti moda berkali-kali.
Dengan jadwal keberangkatan yang konsisten setiap 60 menit di sebagian besar rute, DAMRI Bandara YIA dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang penerbangan pagi hingga malam hari. Layanan ini tidak hanya menyasar wisatawan, tetapi juga pelaku perjalanan dinas dan masyarakat umum yang mengandalkan transportasi publik berjadwal.
Keberlanjutan operasional DAMRI Bandara YIA menegaskan peran transportasi darat dalam menopang peningkatan arus penumpang udara di Daerah Istimewa Yogyakarta, terutama di tengah dinamika perjalanan yang semakin padat.
Peran DAMRI dalam Mendukung Akses Bandara YIA
DAMRI Bandara YIA memiliki fungsi strategis sebagai penghubung utama antara bandara dengan pusat aktivitas masyarakat. Layanan ini dirancang untuk menjangkau berbagai titik penting yang terintegrasi dengan kawasan permukiman, pusat ekonomi, serta simpul transportasi lanjutan.
Dengan rute langsung tanpa transit, DAMRI memberikan kemudahan bagi penumpang yang ingin tiba di tujuan dengan waktu tempuh yang lebih terprediksi. Skema ini menjadi nilai tambah dibandingkan moda transportasi lain yang mengharuskan perpindahan kendaraan di tengah perjalanan.
Selain itu, keberadaan DAMRI turut mendukung upaya pengurangan kepadatan kendaraan pribadi di kawasan bandara dan jalur utama menuju kota, sejalan dengan konsep transportasi berkelanjutan.
Rute Strategis Menuju Kota Yogyakarta dan Sleman
Dalam operasional terbarunya, DAMRI Bandara YIA melayani sejumlah rute utama yang menghubungkan bandara dengan kawasan strategis di DIY. Rute tersebut mencakup Sleman City Hall, Pool DAMRI Yogyakarta, Terminal Condongcatur, Halte Trans Jogja Gamping, serta Stasiun DAMRI Yogyakarta.
Pemilihan titik-titik ini didasarkan pada kebutuhan mobilitas masyarakat dan keterhubungannya dengan moda transportasi lain. Terminal Condongcatur, misalnya, menjadi simpul penting bagi penumpang menuju kawasan pendidikan dan permukiman di Sleman. Sementara itu, Halte Trans Jogja Gamping memungkinkan penumpang melanjutkan perjalanan menggunakan bus Trans Jogja ke berbagai penjuru kota.
Dengan rute yang menyebar, DAMRI Bandara YIA tidak hanya melayani satu koridor perjalanan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke berbagai kawasan di Yogyakarta.
Penyesuaian Jadwal dengan Pola Penerbangan
Jadwal operasional DAMRI Bandara YIA disusun dengan mempertimbangkan pola kedatangan dan keberangkatan pesawat di bandara. Layanan tersedia sejak pagi hingga malam hari, memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang tiba atau berangkat pada jam-jam sibuk maupun di luar jam puncak.
Keberangkatan dengan interval 60 menit pada sebagian besar rute memberikan kepastian waktu bagi penumpang. Skema ini dinilai efektif untuk menjaga keteraturan layanan sekaligus memudahkan perencanaan perjalanan, terutama bagi penumpang yang memiliki jadwal ketat.
Penyesuaian jadwal ini juga menjadi bentuk respons DAMRI terhadap kebutuhan perjalanan yang semakin dinamis, seiring meningkatnya frekuensi penerbangan di Bandara YIA.
Rincian Jadwal DAMRI Bandara YIA 25 Februari 2026
Berikut jadwal operasional DAMRI Bandara YIA pada Rabu, 25 Februari 2026:
Bandara YIA – Sleman City Hall
07.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)
Bandara YIA – Pool DAMRI Yogyakarta
08.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)
Bandara YIA – Terminal Condongcatur
06.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)
Bandara YIA – Halte Trans Jogja Gamping
04.30–15.30 WIB
Bandara YIA – Stasiun DAMRI Yogyakarta
08.00–21.00 WIB (setiap 60 menit)
Seluruh layanan tersebut dikenakan tarif Rp80.000 per penumpang, tanpa perbedaan harga berdasarkan rute tujuan.
Konektivitas Antarmoda dan Pilihan Transportasi Efisien
Selain menghadirkan layanan langsung, DAMRI Bandara YIA juga memperkuat konektivitas antarmoda. Penumpang dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan Trans Jogja atau Kereta Bandara YIA Xpress dari titik-titik pemberhentian tertentu.
Integrasi ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi penumpang dalam menentukan rute lanjutan sesuai kebutuhan. Bagi wisatawan, kemudahan ini mempermudah akses ke pusat kota dan destinasi wisata. Sementara bagi pelaku perjalanan dinas, konektivitas antarmoda membantu mengefisienkan waktu tempuh.
Dengan jadwal teratur, rute strategis, dan tarif kompetitif, DAMRI Bandara YIA tetap menjadi salah satu pilihan transportasi publik andalan dari dan menuju bandara. Kehadirannya diharapkan terus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta memperkuat sistem transportasi terpadu di Daerah Istimewa Yogyakarta.