LABUHANBATU SELATAN — Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang menegaskan komitmennya untuk menjadikan pidato Presiden sebagai acuan utama dalam merancang program pembangunan di daerah. Hal ini disampaikannya di sela-sela Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat.
Dalam pidato yang disiarkan langsung pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari angka pertumbuhan ekonomi semata. Kepala negara menegaskan bahwa indikator utamanya adalah kesejahteraan yang nyata dan berkeadilan bagi seluruh rakyat.
121 Kebijakan Transformatif dan Prioritas Swasembada Pangan
Presiden memaparkan sejumlah capaian strategis yang telah dijalankan pemerintah pusat. Di antaranya adalah kemajuan program swasembada pangan pada delapan komoditas utama, penyaluran pupuk yang lebih mudah dan tepat sasaran, serta perkembangan hilirisasi yang dinilai mampu memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional.
“Tujuan utama kita hanyalah satu, yaitu terwujudnya kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” demikian pesan kunci yang disampaikan Presiden dalam pidatonya. Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah telah menggulirkan sebanyak 121 kebijakan transformatif yang dijalankan secara bertahap dan menyeluruh.
Instruksi Presiden: Setiap Jengkal Pembangunan Harus Dirasakan Manfaatnya
Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya pemerintah daerah untuk terus mendengar suara rakyat dan menghadirkan solusi yang berdampak langsung. Ia meminta agar pembangunan tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di akar rumput.
“Setiap jengkal pembangunan yang kita lakukan harus bisa dirasakan manfaatnya secara adil dan merata,” tegas Presiden dalam pidato yang menjadi arahan bagi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah.
Langkah Konkret Pemkab Labusel Menindaklanjuti Arahan Presiden
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Fery Sahputra Simatupang bersama jajaran pemerintah daerah akan melakukan pemetaan ulang terhadap program prioritas. Fokus utama adalah memastikan sektor pertanian di Labusel mendapatkan dukungan penuh, sejalan dengan target nasional untuk memperkuat ketahanan pangan.
“Kami akan memastikan program-program di daerah ini berjalan seiring dengan kebijakan pusat, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Bupati Fery dalam keterangannya setelah mengikuti jalannya rapat paripurna.
Keikutsertaan Bupati dalam agenda kenegaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Labusel untuk menjaga sinkronisasi kebijakan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Melalui forum ini, daerah diharapkan dapat menyusun langkah strategis yang lebih tepat sasaran untuk pembangunan tahun 2026 dan seterusnya.